Showing posts with label God. Show all posts
Showing posts with label God. Show all posts

Saturday, April 23, 2011

He Could Have Called Ten Thousand Angels

0 komentar
Lagu Hymn ini berbicara banyak sekali dalam Jumat Agung kemarin. Melihat kedalaman makna kata-katanya, mengingatkan aku bahwa kesusahan yang aku alami sekarang tidak ada apa-apanya dibanding dengan Yesus Kristus dalam penderitaan menuju kayu salib.
Hmm...susah sekali mendeskripsikan dalam kata-kata apa yg kurasakan dalam lagu ini...

They bound the hands of Jesus in the garden where He prayed;
They led Him thro' the streets in shame.
They spat upon the Savior so pure and free from sin;
They said, "Crucify Him; He's to blame."




He could have called ten thousand angels
To destroy the world and set Him free.
He could have called ten thousand angels,
But He died alone, for you and me.




Upon His precious head they placed a crown of thorns;
They laughed and said, "Behold the King!"
They struck Him and they cursed Him and mocked His holy name
All alone He suffered everything.




He could have called ten thousand angels
To destroy the world and set Him free.
He could have called ten thousand angels,
But He died alone, for you and me.




When they nailed Him to the cross, His mother stood nearby,
He said, "Woman, behold thy son!"
He cried, "I thirst for water," but they gave Him none to drink.
Then the sinful work of man was done.




He could have called ten thousand angels
To destroy the world and set Him free.
He could have called ten thousand angels,
But He died alone, for you and me.




To the howling mob He yielded; He did not for mercy cry.
The cross of shame He took alone.
And when He cried, "It's finished," He gave Himself to die;
Salvation's wondrous plan was done.




He could have called ten thousand angels
To destroy the world and set Him free.
He could have called ten thousand angels,
But He died alone, for you and me.

Wednesday, November 17, 2010

:(

0 komentar

God,
I am sad.
If only You could hug me now.
I want to feel Your presence.
:(

Monday, July 05, 2010

3:16

0 komentar
Membaca buku ini dikala sedang sakit berkepanjangan sungguh memberikan kekuatan. Kekuatan yang berasal dari Allah yang begitu mengasihi dunia ini.
Ada satu paragaph ϑï buku ini yang begitu menghentakku ketika aku sudah begitu hopeless dan lelah dengan segala macam pengobatan;


Page 33: "... Hidup terkadang kelihatan hancur berkeping-keping, tampak tak dapat diperbaiki. Namun, semua akan baik-baik saja...Karena Allah begitu mengasihi dunia ini.
"Jika Allah dapat membuat satu milliar galaksi, tak dapatkah Dia memperbaiki keburukan kita dan memahami kehidupan kita yang bimbang? Tentu Dia bisa. Dia adalah Allah."


Terkadang dalam benakku sering terpikir bahwa orang lain tidak mengerti apa yang kurasakan karena mereka tidak pernah mengalami sakit ini, sehingga aku sering merasa kesepian dalam pergumulan sakit ini. Tapi ketika membaca paragaph itu dan buku ini secara keseluruhan, aku disadarkan kembali bahwa Yesus adalah Allah yang berinkarnasi menjadi manusia. Allah yang mau diriNya yang tak terbatas menjadi dibatasi oleh kesakitan, kehinaan, kesendirian,kesedihan, bahkan oleh maut. Semua itu karena Ia begitu mengasihi manusia berdosa dan ingin manusia tahu bahwa Ia pun juga mengerti apa yang kita alami dan rasakan. Ia tidak ingin kita merasa sendiri dalam menghadapi ini semua. Allah ingin bersama dengan kita.


Ketika sakit ini menimpaku ketiga kalinya, aku menghayatinya ini sebagai hukuman Allah dalam hidupku. Tapi ketika merenungi kembali jalan hidupku ϑï masa-masa sakit ini, dan membaca buku ini semakin menghayati bahwa Allah sedemikian mengasihiku sehingga aku tidak binasa dan memperoleh hidup yang kekal.


Dalam masa sakit ini, tubuhku memang sakit tapi aku bersyukur hidup rohaniku mulai Tuhan bangkitkan kembali sedikit demi sedikit, setahap demi setahap Dia mengoreksi dan menempaku untuk menjadi alatNya.


Doaku: Tuhan, aku rindu dipakai oleh Tuhan seperti masa-masa kuliah dulu. Punya hati yang berkobar, semangat ϑï dalam pelayanan walau harus membayar harga dan memikul salib, dan berintegritas ϑï dalam keseharian. Bangkitkan kembali api itu ya Tuhan... Amin.
Sent from my LauceBerry®

Saturday, July 03, 2010

Belajar di dalam kesendirian

0 komentar
Belajar tersenyum di saat terasa diacuhkan...
Belajar bertahan ϑï dalam kesendirian..
Belajar menghadapi yang terburuk...
Belajar mengabaikan rasa tertolak...
Belajar tidak mengasihani diri sendiri...
Belajar tidak berharap pada manusia, bahkan yang kita kasihi sekalipun.
Dan tetap berlari kepada Dia, Sang Maha Cinta yang tak pernah mengecewakan...
Sent from my LauceBerry®

Tuesday, June 29, 2010

Nice Story

0 komentar
Another nice encouragement story from one of my friends... (Thanks so much Cia :) )

Selama 45 tahun, hidup Ken Karpman nyaris sempurna. Ia lulus dari salah satu Universitas terbaik di Amerika dan menikah dengan gadis impiannya. Kariernya sebagai pialang saham terus menanjak dan memberinya penghasilan hingga Rp 8,8 miliar per tahun. Lalu tibalah saat itu. Tahun 2008 resesi menghantam perekonomian Amerika. Hidup Karpman pun "terjun bebas" dalam sekejap. Ia kehilangan pekerjaan, tabungan, dan hartanya.

Guna menghidupi keluarga, Karpman mengambil langkah drastis. Ia melamar pekerjaan sebagai pengantar piza dengan penghasilan yang amat pas-pasan, bahkan untuk orang kebanyakan. Kehidupannya pun berubah 180 derajat, tetapi ia tidak menyesalinya, "Ini hanya sebuah proses. Saya mensyukuri tiap sen yang saya dapat. Ada pelajaran berharga dari setiap potong piza yang saya antar, yaitu kerendahan hati."

Hidup di dunia ini memang serba tidak pasti. Apa yang ada kini, bisa tiba-tiba hilang tak berbekas. Hari ini kita berhasil, besok gagal. Usaha yang semula maju mendadak bangkrut. Kita semula sehat, tiba-tiba sakit. Namun, tak usah khawatir. Sejauh kita berjalan bersama Tuhan, semua itu takkan "melumpuhkan" kita. Bersama Tuhan, kita akan siap menghadapi perubahan apa pun yang terjadi.


KETIKA MENGALAMI PERUBAHAN DRASTIS DALAM HIDUP, INGATLAH KASIH SETIA TUHAN TAK PERNAH BERUBAH.....
Sent from my LauceBerry®

Sunday, June 27, 2010

Jangan Menyerah!!!

0 komentar
Mendengar lagu ini pertama kali di bus kota, yang dinyanyikan dengan sangat bagus oleh sang pengamen.
Kesan pertama hanya terbersit bahwa liriknya bagus, tapi lagu ini tidak mempunyai efek apa pun terhadap diriku.
Ketika mendengar lagu ini semalem, jadi menangis lagi.
Setelah melewati sabtu yang kelabu karena begitu down dengan keputusan bokap yang ingin mundur dari operasi sementara aku justru ingin maju operasi, rasanya aku begitu sangat ingin menyerah dengan "duri dalam daging" ini.
Apalagi vonis dokter yang sangat memilukan hati, yang memvonis ini adalah genetis dari bokap-nyokap dan tidak mungkin sembuh; ini benar-benar mematahkan semangatku.
Aku rasanya tidak sanggup melewati kejadian ini untuk keempat kali nantinya, karena setiap kali kejadian membuat trauma yang cukup dalam.
Ketika menahan rasa sakit yang amat sangat di rumah sakit, ingin rasanya menyerah atas semua ini.
Dan setelah mendengar vonis itu pun ingin sekali rasanya menyerah.
Setiap malam menangis karena merasa diri ini begitu lemah dan terbatas.
Dan sedih juga ketika teman-teman yang aku anggap dekat dan mengenal diriku, ternyata tidak mau meluangkan waktunya untuk menjenguk (melow mode on).
Didalam rasa mengasihani diri yang begitu tinggi sabtu kemarin, ketika orang tuaku juga rasanya sudah jenuh menghadapi hal ini, ketika aku merasa kalut, bingung, dan takut; Tuhan tetap bekerja di dalam FirmanNya.
Seorang teman lama memberikan kata-kata ini:
dan kemudian membaca tweet dari penulis favoritku, Max Lucado:

terakhir saat teduh hari ini yang diambil dari Mazmur 42
ayat 11 sangat mengingatkanku untuk jangan menyerah

Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Dan di kala hati susah, aku bersyukur punya Tuhan yang tetap berada di sisiku, bersyukur punya seorang pemimpin (ci Santy) yang tetap mensupport dan membantuku mencarikan suplemen, bersyukur juga punya Hansen yang tetap memberikanku pandangan positif jika diri ini sedang melow attack dan menemaniku...
Dan Tuhan bekerja melalui lagu "duniawi" ini yang dikarang oleh seorang yang bukan Kristen tapi lagu ini menginspirasi kita bahwa didalam pergumulan hidup ini tetaplah bertahan dan berserah kepadaTuhan di dalam setiap keadaan, khususnya kesesakan.




Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Reff 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik


Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa

Wednesday, June 23, 2010

Mengapa wanita menangis?

0 komentar
"Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"

Tuhan berkata:

"Ketika AKU menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yg istimewa.

AKU membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan.

AKU memberikan kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan mampu menerima penolakan yang sering datang dari anak-anaknya.

AKU memberi kekerasan untuk membuatnya tetap tegar saat orang lain menyerah, dan mampu mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.

AKU memberi kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam tiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya.

AKU memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan mampu melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya.

AKU memberi kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa suami yang baik takkan pernah menyakiti istrinya,tapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu.

Akhirnya,
AKU memberinya air mata utk diteteskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan.
Kau tahu,
Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yg ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.
Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya tempat dimana cinta itu ada.
Sent from my LauceBerry®

Tuhan, kau, dan aku

0 komentar
Ketika AKU menciptakan langit dan bumi, AKU berfirman dan jadilah.
Ketika AKU menciptakan pria, AKU membentuknya dan meniupkan nafas kehidupan ke lubang hidungnya.
Tetapi engkau wanita, AKU menghiasmu setelah AKU meniupkan nafas kehidupan ke pria,karena lubang hidungmu terlalu lembut.
AKU membiarkan pria tertidur nyenyak sehingga
AKU dapat dengan sabar dan sempurna membentuk engkau.
Pria AKU buat tertidur supaya dia tidak dapat mencampuri.
Dari satu tulang AKU menghiasmu.
AKU memilih tulang yang melindungi kehidupan pria.
AKU memilih tulang rusuk,yang melindungi jantung dan paru-paru serta mendukungnya,sebagaimana yang harus kamu lakukan.
Dari satu tulang ini, AKU membentukmu dengan sempurna dan cantik.
Sifatmu adalah seperti tulang rusuk,"kuat tetapi lembut".
Engkau meyediakan perlindungan
untuk organ paling lembut dalam pria,hati dan jantungnya.
Jantungnya adalah pusat dari kehidupannya,paru-parunya menggenggam nafas kehidupan.
Tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah sebelum ia mengijinkan kerusakan terjadi pada jantung.

Dukunglah pria sebagaimana tulang rusuk melindungi tubuhnya.
Engkau tidak diambil dari kakinya untuk menjadi alasnya,
tidak juga diambil dari kepalanya untuk menjadi atasannya.
Engkau diambil dari sisinya, untuk berdiri disebelahnya dan dipeluk dengan erat.

Jadi Pria, perlakukan wanita dengan baik.
Cintailah dia, hormatilah dia, karena ia lembut.
Menyakitinya, berarti engkau menyakitiKU.
Apa yang engkau lakukan kepadanya,engkau melakukannya kepadaKU.
Jika engkau menghancurkannya, engkau hanya menghancurkan hatimu sendiri.

Wanita dukunglah pria.
Dalam kesederhanaan,tunjukkan kepadanya kekuatan perasaan yang telah KU berikan kepadamu.
Dalam kesunyian tunjukkan kekuatanmu.
Dalam cinta tunjukkan kepadanya bahwa engkau adalah tulang rusuknya yang melindungi tubuhnya
Sent from my LauceBerry®

Saturday, September 26, 2009

I choose to believe my heart on God

0 komentar
This was my status on FB last night:


Should i listen/believe others or believe my foolish heart? *chaotic mode on*

and I couldn't sleep last night coz this bad feelings and thoughts

But when I woke up and read ODB today, it made me realize that Love Believes All Things

Love “believes” in people. It can see the potential in them. It believes that God can take the most unattractive and unworthy individual and turn that person into a masterpiece of beauty and grace. If love errs, it must err in the way of trustfulness and hopefulness. It’s better to believe in someone and have your heart broken than to have no heart at all. British poet Alfred Tennyson wrote, “ ’Tis better to have loved and lost than never to have loved at all.

if I said I like (love) him than I should put my trust on God and on him.


Love looks beyond what people are to what they can become.


Thursday, December 25, 2008

Christmas Isn't Christmas

0 komentar
Tidak terasa sudah xmas... waktu cepat sekali berlalu yah...
tidak terasa sudah setahun lebih nge-blog (tepatnya 1 desember 2007 di multiply).
Entah kenapa, suasana natal 2008 kali ini tidak terasa. Duma pun juga merasakan yang sama. Mulai dari hiasan natal yang jarang, perayaan natal yang tidak semeriah sebelumnya (termasuk di gereja), dan juga sms natal. Biasanya gue udah sibuk mempersiapkan berbagai pernak-pernik natal atau pun sms atau kirim kartu or pics temen2 sebelum natal. Tapi kali ini gue tidak mempersiapkan pernak-pernik natal, dan cuma membalas sms natal yang gue terima. Actually, I didnt do anything for xmas.

alasannya satu kata: MALAS.

dan entah kenapa natal kali ini pun terasa hambar.

tapi pas kemaren candle light service di gereja, well I always love that moment, disadarkan bahwa gue seperti lilin yang kecil dan tidak berdaya, yang harus menerangi tempat di mana aku diletakkan. Walaupun hanya kecil dan kadang hampir padam, tapi harus tetap bertahan.

Jujur, jadi malu sama lilin gue kemaren. Lilin itu kecil dan sumbunya pendek, sehingga mudah sekali untuk padam. Tapi, lilin kecil itu tetap bertahan menerangi ruangan sampai waktunya untuk ditiup, ketika tugasnya telah usai.

Dalam tugasnya, terkadang cahayanya dapat mengecil dan bahkan sepertinya hampir padam; tapi lilin kecil itu bangkit dan bersinar kembali dengan sinarnya yang paling terang semampu yang dapat ia lakukan. Lilin itu pun sering goyah diterpa hembusan angin atau AC. Tapi lilin itu tetap bersinar menerangi kegelapan.

Dalam hidup, lilin kecil itu adalah analogi dari diri gue di tengah dunia ini. Walaupun banyak masalah dalam hidup ini, dan walaupun terkadang sering merasa sendiri dalam berjuang untuk menjadi terang di tempat kerja dan keluarga;
tapi gue sadar bahwa berjuang tanpa Tuhan itu sia-sia; tapi berjuang dengan kekuatan dari Tuhan, itu akan berhasil.

I want to be a candle


All the darkness in the world by ~Photolectric on deviantART

Tuesday, December 23, 2008

Lady in Waiting

0 komentar
Akhirnya selesai juga baca buku ini. Butuh waktu setengah tahun buat menyelesaikannya karena sering ketunda atau pun lebih memilih baca novel (hehehehe).
Tetapi mungkin dikarenakan pada awal membacanya gue masih belum siap untuk dibongkar hatiku dan disadarkan bahwa selama ini gue belum menjadi yang terbaik bagi Allah di dalam penantian.

Anyway, ketika membaca kedua kalinya gue justru lebih mendapat banyak hal. Dan juga mungkin karena sekarang hatiku sudah lebih siap dan gue pun sudah lelah patah hati berulang kali.

Dari sekian banyak bab yang ada di buku ini, ada satu bab yang "gue banget" nih,
yaitu "Wanita yang memiliki Rasa Aman"
Banyak hal yang bikin gue tertegur dan menyadari bahwa gue masih belum mempunyai rasa aman dalam hal relationship, khususnya dengan Tuhan. Tidak heran kalau gue mengalami masalah dalam hal mempertahankan suatu hubungan.

Rasa
tidak aman menghindarkan seorang wanita dari pengalaman sukacita yang terus menerus sekalipun didalam suatu hubungan karena seorang pria tidak dapat menyediakan rasa aman, Hanya Allah yang dapat menyediakan rasa aman. Rasa tidak aman menyebabkan kita bergantung pada suatu hubungan. Anda merasa kurang yakin kecuali Anda memiliki seorang pria (p.110).

Padahal, tidak ada seorang pria, bahkan tidak seorang suami, dapat mengisi kebutuhan yang gue rasakan, kebutuhan akan kasih yang aman. Hanya Yesus yang, "tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya," tidak akan pernah mengecewakan atau membiarkan gue (p.113)

Dan satu bagian yang sangat mencengangkan, satu kesalahan yang selama ini sering gue lakukan di dalam suatu hubungan;

Elisabeth Elliot ( Passion and Purity author) mengatakan bahwa ia sering ditanya ” Apa yang harus aku lakukan agar dia memperhatikan aku”? Catat baik-baik nasehat yang dia berikan
” jawabanku adalah ‘tidak ada’ Tidak ada yang dapat dilakukan kepada si pria”
“Jangan meneleponnya; jangan menulis surat pesan pendek dengan membubuhi gambar tersenyum atau sebuah bunga atau ikan dibawah tanda tangan lalu meletakkannya di kotak pos kampus. Jangan menghmpirinya di lorong dan dengan megap megap berkata ‘aku harus berbicara padamu!’. Jangan terlihat muram, jangan mengabaikannya, jangan mengejarnya, jangan berbaik hati menolongnya, jangan berbicara tentang dia kepada sembilan orang yang pendengar yang dipilih dengan hati hati”
“Ada satu hal yang anda dapat lakukan: serahkan seluruh urusan pada Tuhan. Jika dia pria yang Tuhan miliki bagimu, ‘Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidk bercela’. Arahkan energimu pada ketaatan, bukan untuk mengikat pria itu, Tuhan memiliki metodenya sendiri untuk mempertemukan kalian berdua. Ia tidak memerlukan pertolongan atau nasihatmu”
Percayalah bahwa Allah akan menjagamu, apa pun juga keadaanmu. Anda hanya dapat melihat bagian luar seorang pria dari sudut pandang masa sekarang. Allah melihat hati pria dari sudut pandang kekekalan. Dengan sudut pandangnya, Dia dapat melihat lebih baik apa yang anda butuhkan. Percayakanlah kepada-Nya dan biarkan Dia menunjukkan betapa dapat diandalkannya kasih-Nya bagimu.

Inilah yang harus gue pelajari dan laksanakan jika gue pingin menjadi lady in waiting yang berkenan di mata Allah dalam penantiannya.

Dan ketika sekarang ada seorang pria yang sebelumnya gue taksir dan ternyata dia single-bukan in a relationship- toh harapan kembali ada, apalagi banyak pihak mau membantu alias mencomblangkan (termasuk ndut heeheh).

Tapi satu doa dari buku ini terngiang-ngiang di benak gue dan akhirnya gue panjatkan,

"Bapa, hatiku lembut, rapuh, dan mudah pecah.
Aku telah mencoba untuk mencari orang yang akan menyayangiku,
tanpa melihat pandangan-Mu. Hatiku telah
hancur dan emosiku memar, Aku minta Engkau mengambil dan menjaga
hatiku. Aku akan memilih untuk tidak mempertimbangkan
pikiran-pikiran dan emosi cinta yang menyebabkan aku
menyerahkan hatiku dengan begitu mudah.
Aku akan segera datang kepadaMu waktu aku mulai merasa jatuh cinta.
Tolong pegang kunci hati dan emosiku sampai hari dimana
aku memberikannya pada pria yang Engkau persiapkan bagiku."


Dan akhirnya gue berusaha untuk mengubur semua fantasi-fantasi romantis yang sudah sempat berkembang dan berusaha menghiraukan perasaan ini. Gue bahkan juga berusaha untuk tidak cerita kepada teman-teman gue ttg perasaan ini, bahkan ke duma sekalipun. Tapi akhirnya cerita juga ke ndut walo tidak mendetil. Dan sebelnya dia bisa langsung menebak dalam satu kali tebakan. Tapi gue emang sengaja chat lagi sama ndut (walo gue tahu itu ga baik) buat mengalihkan pikiran dan perasaan ini. Dan itu berhasil...ah ndut

jadi kangen sama ndut niy...

Wednesday, December 03, 2008

I'm Sorry Lord

0 komentar
Menjadi seorang gembala itu berat.
Ketika seorang gembala itu lalai menjaga kawanan dombanya ataupun hubungan pribadi yang tidak kuat dengan Tuhan ataupun mempunyai dosa yang berat
maka itu semua akan membahayakan kawanan domba yang dipimpinnya

Tuhan pun akan memukul dengan keras gembala itu
menyadarkan ia supaya gembala itu sadar bahwa ada domba-domba yang menderita akibat perbuatan gembala itu

Tuhan sedang mengajarkan gue akan hal ini
dan gue pun hanya bisa memohon ampun kepada Tuhan dan berdoa semoga domba-domba ku dilindungi ataupun dihindarkan dari hukuman Tuhan.

Tuhan mungkin sudah capek mengingatkan gue sampe akhirnya Ia menggunakan cara ini
dan cara ini memang benar-benar membuat gue sadar.

Sungguh ampuni aku Tuhan, jauhkanlah murkaMu dari domba-dombaMu yang Kau kasihi
biarkanlah aku yang menanggung murkaMU

zwani.com myspace graphic comments
Smiley Moods Graphic Comments