Sunday, June 27, 2010

Jangan Menyerah!!!

Mendengar lagu ini pertama kali di bus kota, yang dinyanyikan dengan sangat bagus oleh sang pengamen.
Kesan pertama hanya terbersit bahwa liriknya bagus, tapi lagu ini tidak mempunyai efek apa pun terhadap diriku.
Ketika mendengar lagu ini semalem, jadi menangis lagi.
Setelah melewati sabtu yang kelabu karena begitu down dengan keputusan bokap yang ingin mundur dari operasi sementara aku justru ingin maju operasi, rasanya aku begitu sangat ingin menyerah dengan "duri dalam daging" ini.
Apalagi vonis dokter yang sangat memilukan hati, yang memvonis ini adalah genetis dari bokap-nyokap dan tidak mungkin sembuh; ini benar-benar mematahkan semangatku.
Aku rasanya tidak sanggup melewati kejadian ini untuk keempat kali nantinya, karena setiap kali kejadian membuat trauma yang cukup dalam.
Ketika menahan rasa sakit yang amat sangat di rumah sakit, ingin rasanya menyerah atas semua ini.
Dan setelah mendengar vonis itu pun ingin sekali rasanya menyerah.
Setiap malam menangis karena merasa diri ini begitu lemah dan terbatas.
Dan sedih juga ketika teman-teman yang aku anggap dekat dan mengenal diriku, ternyata tidak mau meluangkan waktunya untuk menjenguk (melow mode on).
Didalam rasa mengasihani diri yang begitu tinggi sabtu kemarin, ketika orang tuaku juga rasanya sudah jenuh menghadapi hal ini, ketika aku merasa kalut, bingung, dan takut; Tuhan tetap bekerja di dalam FirmanNya.
Seorang teman lama memberikan kata-kata ini:
dan kemudian membaca tweet dari penulis favoritku, Max Lucado:

terakhir saat teduh hari ini yang diambil dari Mazmur 42
ayat 11 sangat mengingatkanku untuk jangan menyerah

Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Dan di kala hati susah, aku bersyukur punya Tuhan yang tetap berada di sisiku, bersyukur punya seorang pemimpin (ci Santy) yang tetap mensupport dan membantuku mencarikan suplemen, bersyukur juga punya Hansen yang tetap memberikanku pandangan positif jika diri ini sedang melow attack dan menemaniku...
Dan Tuhan bekerja melalui lagu "duniawi" ini yang dikarang oleh seorang yang bukan Kristen tapi lagu ini menginspirasi kita bahwa didalam pergumulan hidup ini tetaplah bertahan dan berserah kepadaTuhan di dalam setiap keadaan, khususnya kesesakan.




Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Reff 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik


Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa

0 komentar: