Showing posts with label book. Show all posts
Showing posts with label book. Show all posts

Wednesday, July 21, 2010

Ai.Love.Cinta

0 komentar

This book was glued me all day long... Reading this book made my imagination running to years that I've spent to waiting "Sei". The waiting is over now, but the memory never over...

One of the best quote that was taken from this book:

Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap di belakangmu. Suatu saat, tiba-tiba kau baru sadar, cinta menyergapmu tanpa peringatan.

Cinta memang tak pernah lelah menanti , tetapi aku sudah berhenti "menantinya"...

... sayonara ...

Monday, July 05, 2010

3:16

0 komentar
Membaca buku ini dikala sedang sakit berkepanjangan sungguh memberikan kekuatan. Kekuatan yang berasal dari Allah yang begitu mengasihi dunia ini.
Ada satu paragaph ϑï buku ini yang begitu menghentakku ketika aku sudah begitu hopeless dan lelah dengan segala macam pengobatan;


Page 33: "... Hidup terkadang kelihatan hancur berkeping-keping, tampak tak dapat diperbaiki. Namun, semua akan baik-baik saja...Karena Allah begitu mengasihi dunia ini.
"Jika Allah dapat membuat satu milliar galaksi, tak dapatkah Dia memperbaiki keburukan kita dan memahami kehidupan kita yang bimbang? Tentu Dia bisa. Dia adalah Allah."


Terkadang dalam benakku sering terpikir bahwa orang lain tidak mengerti apa yang kurasakan karena mereka tidak pernah mengalami sakit ini, sehingga aku sering merasa kesepian dalam pergumulan sakit ini. Tapi ketika membaca paragaph itu dan buku ini secara keseluruhan, aku disadarkan kembali bahwa Yesus adalah Allah yang berinkarnasi menjadi manusia. Allah yang mau diriNya yang tak terbatas menjadi dibatasi oleh kesakitan, kehinaan, kesendirian,kesedihan, bahkan oleh maut. Semua itu karena Ia begitu mengasihi manusia berdosa dan ingin manusia tahu bahwa Ia pun juga mengerti apa yang kita alami dan rasakan. Ia tidak ingin kita merasa sendiri dalam menghadapi ini semua. Allah ingin bersama dengan kita.


Ketika sakit ini menimpaku ketiga kalinya, aku menghayatinya ini sebagai hukuman Allah dalam hidupku. Tapi ketika merenungi kembali jalan hidupku ϑï masa-masa sakit ini, dan membaca buku ini semakin menghayati bahwa Allah sedemikian mengasihiku sehingga aku tidak binasa dan memperoleh hidup yang kekal.


Dalam masa sakit ini, tubuhku memang sakit tapi aku bersyukur hidup rohaniku mulai Tuhan bangkitkan kembali sedikit demi sedikit, setahap demi setahap Dia mengoreksi dan menempaku untuk menjadi alatNya.


Doaku: Tuhan, aku rindu dipakai oleh Tuhan seperti masa-masa kuliah dulu. Punya hati yang berkobar, semangat ϑï dalam pelayanan walau harus membayar harga dan memikul salib, dan berintegritas ϑï dalam keseharian. Bangkitkan kembali api itu ya Tuhan... Amin.
Sent from my LauceBerry®

Sunday, April 25, 2010

0 komentar

i love this book!
usually i’m so allergic to indonesian books, but this one glued me all night! i couldn’t stop reading.
oh, and dee wrote it only in 55days ++.