Showing posts with label song. Show all posts
Showing posts with label song. Show all posts

Saturday, April 23, 2011

He Could Have Called Ten Thousand Angels

0 komentar
Lagu Hymn ini berbicara banyak sekali dalam Jumat Agung kemarin. Melihat kedalaman makna kata-katanya, mengingatkan aku bahwa kesusahan yang aku alami sekarang tidak ada apa-apanya dibanding dengan Yesus Kristus dalam penderitaan menuju kayu salib.
Hmm...susah sekali mendeskripsikan dalam kata-kata apa yg kurasakan dalam lagu ini...

They bound the hands of Jesus in the garden where He prayed;
They led Him thro' the streets in shame.
They spat upon the Savior so pure and free from sin;
They said, "Crucify Him; He's to blame."




He could have called ten thousand angels
To destroy the world and set Him free.
He could have called ten thousand angels,
But He died alone, for you and me.




Upon His precious head they placed a crown of thorns;
They laughed and said, "Behold the King!"
They struck Him and they cursed Him and mocked His holy name
All alone He suffered everything.




He could have called ten thousand angels
To destroy the world and set Him free.
He could have called ten thousand angels,
But He died alone, for you and me.




When they nailed Him to the cross, His mother stood nearby,
He said, "Woman, behold thy son!"
He cried, "I thirst for water," but they gave Him none to drink.
Then the sinful work of man was done.




He could have called ten thousand angels
To destroy the world and set Him free.
He could have called ten thousand angels,
But He died alone, for you and me.




To the howling mob He yielded; He did not for mercy cry.
The cross of shame He took alone.
And when He cried, "It's finished," He gave Himself to die;
Salvation's wondrous plan was done.




He could have called ten thousand angels
To destroy the world and set Him free.
He could have called ten thousand angels,
But He died alone, for you and me.

Sunday, June 27, 2010

Jangan Menyerah!!!

0 komentar
Mendengar lagu ini pertama kali di bus kota, yang dinyanyikan dengan sangat bagus oleh sang pengamen.
Kesan pertama hanya terbersit bahwa liriknya bagus, tapi lagu ini tidak mempunyai efek apa pun terhadap diriku.
Ketika mendengar lagu ini semalem, jadi menangis lagi.
Setelah melewati sabtu yang kelabu karena begitu down dengan keputusan bokap yang ingin mundur dari operasi sementara aku justru ingin maju operasi, rasanya aku begitu sangat ingin menyerah dengan "duri dalam daging" ini.
Apalagi vonis dokter yang sangat memilukan hati, yang memvonis ini adalah genetis dari bokap-nyokap dan tidak mungkin sembuh; ini benar-benar mematahkan semangatku.
Aku rasanya tidak sanggup melewati kejadian ini untuk keempat kali nantinya, karena setiap kali kejadian membuat trauma yang cukup dalam.
Ketika menahan rasa sakit yang amat sangat di rumah sakit, ingin rasanya menyerah atas semua ini.
Dan setelah mendengar vonis itu pun ingin sekali rasanya menyerah.
Setiap malam menangis karena merasa diri ini begitu lemah dan terbatas.
Dan sedih juga ketika teman-teman yang aku anggap dekat dan mengenal diriku, ternyata tidak mau meluangkan waktunya untuk menjenguk (melow mode on).
Didalam rasa mengasihani diri yang begitu tinggi sabtu kemarin, ketika orang tuaku juga rasanya sudah jenuh menghadapi hal ini, ketika aku merasa kalut, bingung, dan takut; Tuhan tetap bekerja di dalam FirmanNya.
Seorang teman lama memberikan kata-kata ini:
dan kemudian membaca tweet dari penulis favoritku, Max Lucado:

terakhir saat teduh hari ini yang diambil dari Mazmur 42
ayat 11 sangat mengingatkanku untuk jangan menyerah

Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Dan di kala hati susah, aku bersyukur punya Tuhan yang tetap berada di sisiku, bersyukur punya seorang pemimpin (ci Santy) yang tetap mensupport dan membantuku mencarikan suplemen, bersyukur juga punya Hansen yang tetap memberikanku pandangan positif jika diri ini sedang melow attack dan menemaniku...
Dan Tuhan bekerja melalui lagu "duniawi" ini yang dikarang oleh seorang yang bukan Kristen tapi lagu ini menginspirasi kita bahwa didalam pergumulan hidup ini tetaplah bertahan dan berserah kepadaTuhan di dalam setiap keadaan, khususnya kesesakan.




Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Reff 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik


Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa

Saturday, June 26, 2010

恋に落ちて

0 komentar
I've found this beautiful song, makes me smile, also makes me crying, this song talked so much about my feeling to him… Every words in this song singing about words that I can't say to him. I am staying in silent and looking back at past... How I love and miss him badly...


Fall In Love (Koini Ochite) by Olivia Ong


Moshimo negai ga kanau nara
Toiki wo shiroi bara ni kaete
Aenai hi ni wa heyajuu ni kazarimashou
Anata wo omoinagara


Kalau permohonan jadi kenyataan
Hembusan nafas akan berubah jadi mawar putih
Menghiasi seluruh rumah, di saat kita tidak bisa bertemu
Sambil memikirkan kamu



Darling, I want you Aitakute
Tokimeku koi ni Kakedashi sou nano
Maigo no you ni Tachisukumu
Watashi o sugu ni Todoketakute


Darling, I want you.. Aku ingin bertemu
Seperti denyutan cinta pertama
Tak dapat bergerak seperti anak hilang
Ingin kamu segera mencapai ku



Daiyaru mawashite Te o tometa
I’m just a woman fall in love


Tangan yang memutar nomor telpon terhenti
I'm just a woman fall in love



If my wishes can be true
Will you change my sighs
To roses, whiter roses
Decorate them for you
Thinking ’bout you every night
And find out where I am
I am not livin’ in your heart


Darling, I need you Doushitemo
Kuchi ni dasenai negai ga aru no yo
Doyou no yoru to nichiyou no
Anata ga itsumo hoshii kara


Darling, I need you.. Bagaimana pun
Ada permohonan yg tak terucap
Malam sabtu dan malam minggu
Aku selalu menginginkanmu



Daiyaru mawashite Te o tometa
I’m just a woman fall in love

Tangan yang memutar nomor telpon terhenti
I'm just a woman fall in love



Darling, you love me Ima sugu ni
Anata no koe ga kikitaku naru no yo
Ryoute de Hoo o Osaetemo
Tohou ni kureru Yoru ga kirai


Darling, you love me.. Sekarang juga
Aku ingin mendengar suaramu
Biarpun ku memegang pipi dengan kedua tangan
Aku benci ketika malam berakhir



Daiyaru mawashite Te o tometa
I’m just a woman fall in love
I’m just a woman fall in love


Tangan yang memutar nomor telpon terhenti
I'm just a woman fall in love

I'm just a woman fall in love