
our condition is getting better but neither my heart. Hati ini masih diliputi kekalutan dan mengingat perkataan dia ϑï pertengkaran kami siang kemarin. Pikiran putus selalu bergema ϑï pikiranku, tapi tidak pernah sekalipun kuucapkan. Tapi ketika kemarin dia mengucapkan kata itu ϑï tengah emosi kami yang bergejolak, rasanya aku bisa mengerti kalau dia sedang mengevaluasi hubungan kami diam-diam. Dan aku pun mengevaluasi diriku juga. Apakah memang benar emosiku yang labil ini yang mempengaruhi hubungan ini? Atau memang sebenarnya kami tidak cocok satu sama lain?
Tapi aku takut kehilangan dia...
Sent from my LauceBerry®
0 komentar:
Post a Comment