"If today were your last day on Earth? How would you spend it?"Itulah penutup dari Grey's Anatomy,
"As We Know It", semalam.
Dan yang langsung terlintas di pikiran adalah Sandra.
Dari sekian banyak cowok yang gue taksir, ternyata dia yang menempati urutan pertama (untuk sekarang), kedua kemudian juno.
How would I spend it?
well, gue hanya ingin bersama dengan dia, bercerita, melihat grin-nya, lean on him, dan memandang matanya yang bersinar seperti ketika dulu ia melihatku. Gue hanya ingin dia berpura-pura menyukai, walaupun mungkin dia tidak. Tapi itu sudah cukup membuatku bahagia.
Walaupun keputusan dia sudah mantap, tapi alam bawah sadar gue masih belum bisa untuk menerimanya. Somewhere, deep down inside my heart, I know I'm still hoping that he will change his mind, he will come back to me. Gue tahu, melihatku hanya membuat dia mellow dan dia memilih untuk tidak melihatku.
Aku pun memilih untuk tidak melihatnya juga, karena itu memang menyakitkan. Apalagi melihat semua sainganku (cewek2 yang juga suka sama dia) bisa dekat, ketemu tiap hari, dan bersama2 dengan dia.
I'm not jealous, no I'm not
I just want everything she's got
you look at her so amazed
I remember way back when you used to look at me that way
Tell me what makes her so much better than me
What makes her just everything I can never be
What makes her your every dream and fantasy
Because I can remember when it was me
And now you don't feel the same
I remember you would shiver everytime I said your name
You said nothing felt as good as when you gaze into my eyes
Now you don't care I'm alive
How did we let the fire die
That made you smile (me)
That made you laugh (me)
Me that made you happier than you have ever been, oh me
That was your world (me)
Nothing about me has changed
That's why I'm here wondering
When it was me
Dan gue tahu, gue sudah kalah dalam peperangan ini.
Segenap hati yang tercurah,
Kekalahan hati padamu
Membuatku menjauh...
Aku masih mencintamu, mengagummu, takkan lelah hati merasa
Sesungguhnya aku kalah, namun cintaku takkan lemah
Kini aku harus terima kenyataan
Tanpamu menjauh
Aku akan nikmati sendiriku, tanpamu.
back to the topic...
Juno...
cowok ini juga tidak pernah absent dari hati dan pikiran semenjak pertengahan tahun 2004.
Sudah 4 tahun, dan perasaan itu masih ada, tapi memang sudah berkurang. Sudah lebih sadar kalau aku bukan kunang-kunangnya, atau lebih tepatnya dia bukan kunang-kunangku...
Yang pasti, sadar perasaan ini tidak akan menjadi kenyataan yang kuinginkan, walau sudah banyak perubahan yang terjadi dalam proses pergumulan ini. Aku sudah pasrah bahwa dia tidak akan berubah seperti dulu dan aku juga tidak bisa mendekatinya, tanpa harus disangka macam-macam sama dia. Begitu banyak perhatian yang ingin diberikan, tapi hanya bisa disimpan dalam hati saja.
Bertahun ku menanti cinta ini terbalas
tanpa syarat ku memuja dengan segenap jiwaku
Penantian yang panjang, seperti takkan berakhir
Ku telah sampai di ujung batas kesabaran ini
Aku...lelah...
Aku sungguh lelah
Aku kan pergi menjauh untuk selama-lamanya

Buat temen-temen yang bingung dengan gue dan masalah ini yang tak pernah kunjung selesai,
Akan selalu ada suatu keadaan, kenangan dan orang-orang tertentu
yang pernah singgah dalam hati kita
dan meninggalkan jejak langkah di hati kita
dan kita pun tidak akan pernah sama lagi seperti kita sebelumnya
Kenangan itu akan selalu datang walaupun kita sudah berusaha menghapusnya, namun kenangan itu dapat menimbulkan suka namun dapat menimbulkan luka yang perih di hati.
Tergantung bagaimana kita memaknai kenangan itu.
can't erase