Saturday, July 26, 2008

Dedikasi

Akhirnya bisa juga ada kesempatan buat nulis ttg murid2 baru gue.
tahun ini gue dipercayakan 21 anak. banyak banget. dan tahun ini kelasnya memang lebih heboh daripada tahun lalu. Anak-anaknya aktif banget (maklum jumlah cowoknya 13 orang). Ada anak PDD (darrell), ada anak kepo (thee), ada yang cerewet (nico, abby---pantesan mereka berdua bisa cepat akrab ya) dan yang lainnya super duper aktif dalam hal bergerak dan ngomong (tapi masih indo melulu niy...sebel!!!).

Enaknya, kalo untuk nyanyi mereka cenderung jadi lebih gampang dan asyik, tapi jeleknya susah banget diamin mereka.Pernah gue siasatin nyuruh mereka lompat2 sambil nyanyi biar tenaga mereka abis, eh ga taunya malah gue yang kecapean dan keabisan napas (senjata makan tuan niy). Terus gue coba pasang instrumental music buat nenangin mereka, eh ga taunya tuh suara mereka lebih keras daripada suara musiknya. Ckckcck...kebayang kan betapa gilanya mereka.

Belum lagi berbagai masalah seperti masih ada anak gue yang nangis, terus masalah darrell yang PDD.Untuk yang satu ini, gue bener2 bingung gimana nanganinnya karena masih belum ketemu chemistrynya. Walaupun dia masih lebih nurut sama gue daripada sama guru lain.Tapi yang paling drastis berubah adalah thee michael gue... Masih ingat waktu hari pertama dia bersikeras pingin balik ke nursery, terus hari kedua memberikan hadiah yang tak akan terlupakan, yaitu gaplokan di pipi gue. keras lagi. Seumur2 belum pernah gue digaplok, eh ga taunya gue malah digaplok sama anak umur 4 tahun yang kurus, kecil, kepo, dan rakus ini.Anehnya gue kaga marah, cuma peluk dia dan kemudian gendong dia sambil nasihatin dia.Dan titi cuma meluk gue dengan erat sambil nunduk malu2. Tapi sejak saat itu dia bener2 lengket sama gue, suka banget nyiumin gue dan bantu gue, dan suka cemburuan kalo gue deket2 sama anak yang lain. Tiap pulang pasti ada ritual cium pipi hehehe... Aduh...thee2 dan darrell bener2 menguji kesabaran gue banget. dan anak2 tahun ini memang berbeda banget dibanding tahun lalu, masih kecil dan belum dewasa jadi mesti ekstra luar biasa sabar ngadepin mereka.
Belum lagi masalah parents. Tahun ini parentsnya lebih cerewt. Hari kedua aja udah kena tegur parents, ada anak paramugari cathy pacific HK yang ngomong ama dia harus full english huih...

Minggu pertama, bener-bener berat bagi gue karena cape banget setelah ngajar mereka. Badan remuk! dan entah kenapa gue merasa kok gue ga bisa langsung jatuh cinta sama mereka ya. Padahal mereka lucu, kecil, manja, imut yah. Rasanya mereka masih belum ada di hati gue dan gue masih belum rela melepaskan murid2 gue yang lama yang udah mandiri di K2 skg. Tapi Tuhan bener2 mengerti apa yang gue rasakan dan apa yang gue alami. Day by day, IA selalu memberi kekuatan sebelum ataupun sesudah mengajar melalui Firmannya.

Ketika gue rasanya begitu lelah fisik dan mental, kata-kata ini muncul dari sebuah buku yang lagi gue baca:

Dedikasi berarti...
bahwa kita bertekad untuk melakukan apa yang benar,
bahkan apabila hal itu tidak mudah, tidak populer, atau tidak diperhatikan orang.
Kita melakukan apa yang benar karena hal itu benar, bukan karena kita berpikir bahwa ada hadiah yang menanti kita.
Dedikasi juga...
membawa kepuasan yang dirindukan oleh hati yang melayani
tapi tidak dengan mengorbankan prinsip-prinsip.
Dedikasi menjadikan pelayanan rohani sebagai suatu sikap ibadah dan bukan aktivitas yang hampa belaka.

Apapun yang kita lakukan di dalam hidup, tak ada panggilan yang lebih tinggi daripada berlaku setia dalam di dalam tugas yang diberikan Tuhan kepada kita.

Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu dengan sekuat tenaga (Pkh 9:10)

Iman harus mengalahkan situasi-situasi kehidupan yang menghancurkan hati kita.

Well, I relly need God's love to love them for a whole year

1 komentar:

ika said...

sayang berjuang yah...........
yup setelah gue amati wajah2 devil cilik itu memang sebuah kelas yang berat....

cia yoo yah...
do with passion....
oc?